KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
102. Sergius II (844-847)
Sergius lahir di Roma. Pemilihannya sebagai paus pada bulan Januari 844 yang diperjuangkan oleh diakon Yohanes yang dipilih oleh pengikutnya sendiri tetapi segera diyakini bahwa Yohanes adalah paus tandingan. Yohanes begitu serius dalam niatnya untuk bertindak lebih jauh menyerang Sergius di Basilika Lateran. Dlam hubungannya dengan Kaisar Carolingian. Sergius bermaksud untuk memperkuat otonomi paus namun dengan sangat hati-hati agar tidak menyebabkan keretakan. Dia memahkotai Loius II raja dari Italia, anak dari Lothair yang saat itu menjadi Raja Perancis.
Selama kewenangannya, kaum Sarasen mendarat di Ostia dan membuat kemah di sana. Kemudian mereka melanjutkan serangan ke Roma tanpa menemukan perlawanan apapun dan merampas Basilika St. Petrus dan St. Paulus (846). Desa yang tidak bisa memberikan perlawanan, pertahanannya dibangun dan diperkuat di Ostia oleh Gregorius IV. Kelaparan dan terror merajalela yang disebabkan oleh bajak laut. Pada keadaan ini semangat gembala dari Sergius terungkit kembali ke permukaan dan dia mendedikasikan dirinya sepenuhnya untuk menghilangkan penderitaan orang-orang. Akhirnya kaum Sarasen ini dikalahkan di Gaeta. Sergius mengumpulkan kembali tangga-tangga dari Preotorium yang dikenal sebagai “tangga suci”. Paus ini wafat pada 27 Januari 847.
|